1. Gambaran Pemuda
Pemudi di Indonesia saat Ini
Pemuda pemudi di
Indonesia saat ini sedang menghadapi era globalisasi yaitu era budaya asing
dapat dengan mudah masuk dan mempengaruhi pola pikir pemuda pemudi di
Indonesia. Sayangnya banyak pemuda pemudi Indonesia yang justru larut dan
terbawa arus globalisasi yang membawa mereka melupakan budaya mereka sendiri
dan mengikuti budaya Asing, mereka merasa jika mengikuti budaya asing maka
mereka dapat dikatakan “nge-tren”, “gaul”, dan “tidak kampungan”.
Tetapi, dengan
fenomena di atas mulai bermuculan kelompok pemuda pemudi di Indonesia yang mau
berusaha melestarikan budaya mereka dengan mendirikan sanggar-sanggar kesenian,
akulturasi budaya lokal dengan luar, dan mengajarkan dan mempelajari
nilai-nilai budaya lokal yang ada di daerahnya.
2. Pemerataan
Pendidikan di Indonesia
Pemerataan pendidikan
di Indonesia menurut saya sangat menghawatirkan, karena banyak sekali
kesenjangan pendidikan di kota (atau daerah terpusat) dan di daerah yang masih
terpelosok, mulai dari infrastruktur yang tidak memadai dan tidak layak, tenaga
guru yang sangat kurang untuk daerah daerah terpencil, dan jumlah kemauan minat
belajar anak anak yang berada di daerah.
3. Saran
Untuk pemuda
pemudi di Indonesia demi pembangunan Indonesia, kita sebagai pemuda pemudi
Indonesia seharusnya bisa menjadikan globalisasi keuntungan bahwa kita dapat
menerima informasi tentang budaya luar lebih banyak tanpa harus larut dalam
globalisasi dan melupakan siapa jati diri kita sebenarnya, bahwa kita
ber-Bahasa satu Bahasa Indonesia, ber-Bangsa satu Bangsa Indonesia, dan
ber-Tanah Air satu Tanah Air Indonesia. Kita harus menjadikan diri kita sebagai
SDM yang professional, unggul, dan bertanggung jawab yang tidak kalah dengan
negara lain demi memajukan Indonesia dan tentunya berguna bagi Nusa, Bangsa,
dan Negara.
No comments:
Post a Comment